Fakta Tertutup yang Menarik Perhatian dari Negara Kuba

Jika berbicara mengenai Kuba, saya sendiri memiliki lintas pikiran layaknya sedang berlibur di daerah Latin gitu, dengan pemandangan pada bangunan Espanyola jaman dulu. Terus dipikiran saja juga ada banyak sekali gengster-gengster keren yang sedang melakukan perjamuan di pantai-pantai sana. Beuh, halunya Vibes banget ya bund wkwkwkwk. Cuma nyatanya, sebagian orang yang paham akan Negara Kuba ini pasti sangat Identik sekali dengan Fidel Castro sebagai pemimpin besar Revolusi Kuba yang sudah sangat dikenal sekali. Kuba sendiri memiliki luas hampir sebesar Pulau Jawa yakni 110.860 KM Persegi. Dan kota dengan penduduk terbanyak ada di Havana – sebagai Ibu Kota Kuba dengan diduduki oleh 2 juta orang. 

Nah seiring dengan meningkatnya Kunjungan Wisatawan ke Kuba, Pemerintah sana sedikit demi sedikit juga sudah mulai membuka diri. Dan pada tahun 2017 tercatat langsung mengunjungi wisatawan Kuba sekitar 4,7 Juta Wisatawan yang akan meningkatkan, adanya daya Signifikan. Dan semuanya juga sudah meningkat dibandingkan dengan tahun 2016 yang sudah mencapai 4jt Wisatawan. Nah Pariwisata ini sudah menjadi salah satu sumber pendapatan utama di Kuba. Nah terlepas dari itu semua, disini ada sejumlah fakta menarik yang memang tidak akan diketahui oleh orang mengenai kuba itu sendiri. 

Fakta Masyarakat Kuba Ternyata Hangat dan Ramah 

Jadi sebagian besar orang mungkin sudah mengejar Kuba sebagai negara Sosialis seperti halnya negara Korea Utara. Dalam artian, menganggap masyarakat disana tertutup dan juga kaku. Justru sebenarnya mereka ini sangat ramah lho ke semua orang tanpa mandang derajat sama sekali. Jika kalian sudah terbuka dan sudah mengenal orang-orang sana, maka mereka akan menganggap kita ini sebagai bagian dari keluarganya sendiri. 

Sapaan Warga Negara Kuba yang sangat Hangat dan Ramah ke semua orang yang ditemuinya

Nah kebiasaannya di Kuba sana adalah dengan menempelkan adanya pipi kiri dan juga pipi kanan apabila bisa bertemu langsung dengan orang lain yang sudah dikenal maupun yang masih baru dikenal tentunya. Hal ini memang sudah menjadi cara mereka dalam mengucapkan salam dan juga menjadi salah satu warisan bangsa bagi daerah bangsa Spanyol. Dan selama sekitar 400 tahun yakni terhitung dari tahun 1511 sampai dengan 1898 yang merupakan pulau milik dari Kerajaan Spanyol. Dan saat ini sekiranya sudah 37% masyarakat merupakan keturunan Spanyol. 

Sudah Terbiasa dalam Melakukan Argumentasi 

Jika kalian sedang berada di negara Kuba, maka disini kalian akan melihat mereka sering sekali berkumpul dan sekedar ngobrol-ngobrol. Rupanya, itu adalah salah satu contoh kecil mereka dalam melakukan argumentasi. Dan itu semua sudah menjadi salah satu kegiatan sehari-hari mereka lho disana. Bahkan dilansir dari situs kumparan.com, salah satu staf Kementerian Kuba dengan keras sedang melakukan sebuah argumentasi dengan direkturnya tersebut. Namun tetap saja mereka akan tetap bergaul seperti biasanya lagi. Dan disini tidak akan ada kesan Feodal yang mana anak buah sudah menunduk atau takut kepada para pemimpinnya.

Aanak Kecil – Remaja – Orang Dewasa – Orang Tua atau siapapun di negara Kuba, berani berbicara ke sesamanya tidak pernah memandang derajat bahkan berani berbicara langsung dengan warga asing. ini semua sebab mereka sangat senang melakukan Argumentasi

Justru hal ini juga yang sudah menyebabkan sebagian besar dari masyarakat Kuba tidak akan pernah takut atau merasa minder lagi pada saat bergaul bersama orang asing dimanapun mereka berada. Seperti contohnya ada Tukang Sapu yang tidak akan pernah malu bergaul dengan adanya orang-orang asing sampai orang kaya yang memiliki kedudukan jauh lebih tinggi dari mereka pastinya. 

Lalu sebagian besar dari anak-anak kecil yang masih menduduki bangku Sekolah Dasar tidak akan pernah takut untuk bertanya kepada guru atau siapapun mereka itu. Bahkan pada suatu ketika ada anak yang baru berusia 10 tahun, dengan santai sekali berani untuk sekedar menepuk pundak dari Kedutaan Besar dan berkata Hola Como Esta yang artinya menanyakan kabar pada hari itu juga. Intinya disana pendidikan tidak akan membuat mereka takut maupun minder ketika bertanya secara benar maupun salah. Dan inilah yang membuat Diplomat Kuba sudah dikenal sangat tangguh dari berbagai macam forum Internasional. 

Kuba Memiliki Pertumbuhan Penduduk Hampir 0% 

Menurut CIIA WORLD Factbook yang dilansir oleh situs Kumparan.com, pertumbuhan dari penduduk Kuba ini hanya sebesar 0,3% saja di tahun 2007 silam. Dan ini benar-benar kecil sekali, sebab semuanya karena masyarakat Kuba hanya memiliki anak 1 hingga 2 orang anak saja. Kira-kira kenapa mereka hanya menginginkan untuk memiliki 1 anak atau 2 anak saja ? sebab mereka atau masyarakat disana memiliki pola pikir dalam membesarkan 1 anak saja sudah begitu sulit.  Sebab ketika mereka sebagai orang tua sedang bekerja, mau tak mau harus menyewa pengasuh anak yang dilansir memakan biaya sangat amat mahal sekali. Selain itu, dalam memberikan kehidupan berkualitas bagi anak – lalu untuk biaya di luar pendidikan, pasti memakan biaya yang sangat mahal sekali. 

Penduduk di negara Kuba rata-rata dalam 1 keluarga hanya memiliki anak 1 hingga 2 saja. Tidak lebih…

Menurut salah seorang disana, kehidupan ini sangat amat sulit dan juga jangan mudah dipersulit dengan memiliki banyak anak. Dan tampaknya, kesadaran akan pemakaian Keluarga berencana disana sudah sangat amat sadar sendiri terhadap tidak bergantungnya pada kepemilikan anak yang banyak. 

Pemerintah Kuba sangat Memperhatikan Bidang Pendidikan 

Enaknya di sana adalah masyarakatnya diberikan pendidikan gratis pada semua jenjang pendidikan di Kuba sampai pada tingkatan S3, bahkan ada juga yang sampai pada jenjang Profesor. Dan pemerintah disana juga sudah memberikan perhatian khusus ke anak-anak yang memang usianya masih harus sekolah. Lalu ada cerita, jika pada waktu ada pelajar di tingkat SMP ini hamil. Rupanya Pemerintah Kuba selaku terwakili dari pihak sekolah bisa benar-benar mengizinkan yang bersangkutan hanya untuk tetap bisa sekolah dan juga mengambil cuti nih ketika mereka kedapatan waktu untuk melahirkan. 

Pemerintah Kuba selalu Mementingkan atau Menomor 1 kan Sistem Pendidikan bagi seluruh warga negaranya

Dan nantinya setelah melahirkan, maka yang bersangkutan bisa melanjutkan lagi sekolah seperti biasanya. Dan hal ini akan jauh berbanding terbalik dengan apa yang ada di Indonesia. Selain itu ada kasus juga mengenai seorang bapak yang akan menikah kembali dengan wanita lain dan juga tidak menafkahi anak dari istri yang sebelumnya. Lalu dari laporan tersebut, lantas saja Pemerintah Kuba sesegera mungkin mengambil tindakan dengan memotong dari sebagian gaji bapak itu diberikan kepada Istri dan juga anak yang sudah ditinggalkannya. Hal tersebutlah yang memungkinkan sekali di Kuba, karena memang semua warga negara Kuba bekerja di Instansi Pemerintah maupun perusahaan di negara tersebut. 

Unik Sekali, Tiap Keluarga Hanya ada 1 Rumah 

1 Rumah bisa diisi oleh beberapa keluarga

Jadi sebagian besar rumah-rumah masyarakat di sana menjadi rumah tua atas peninggalan Zaman pemerintah sebelum Fidel Castro atau rumah-rumah sebelum tahun 1959. Nah selain dari apartemen rakyat yang telah dibangun Pemerintahan Fidel dan pemerintah-pemerintah setelahnya. Umumnya rumah-rumah besar di sana adalah 2 lantai dengan diisi oleh pekarangan. Untuk lantai pertamanya dan lantai keduanya, kalian akan melihat penghuni oleh keluarga yang berbeda. Dan dengan kata lainnya mereka semua harus bisa berbagi pekarangan yang nyata. Dan pada intinya, semua rumah di Kuba sendiri sudah dimiliki oleh negaranya. 

Lebih Mengutamakan Wanita 

Ladies First nyatanya memang sangat disejahterakan oleh pemerintah Kuba. dari berbagai macam kesempatan untuk kegiatan Formal maupun Informal, maka wanita akan mendapatkan perlakuan yang sangat spesial. Dan perlakuan ini mungkin saja terdapat di sebagian negara yang ada di dunia. Ini benar-benar dilakukan oleh salah seorang yang berada disana ketika akan memasuki Lift maupun ada acara makan malam dengan adanya para Pejabat Kuba yang posisinya sendiri jauh lebih tinggi dari apa yang dipikirkan oleh orang tersebut. 

Selain itu, kehidupan dari para pejabat – Dokter dan Rakyat benar-benar bisa bersahaja sekali. Jadi bolehlah sesekali kalian menyiapkan uang untuk melakukan destinasi ke negara ini.